Description
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-UD2
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-UD2 dirancang untuk pengujian kekerasan non-destructive yang cepat pada:
Logam dan paduan (alloys) pada skala kekerasan standar.
Logam dengan karakteristik yang berbeda dari baja (misalnya logam non-ferrous, alloys, besi cor/cast iron, dll.) menggunakan skala tambahan untuk kalibrasi.
Penentuan kekuatan tarik menggunakan skala tensile strength (Rm) untuk produk baja karbon pearlitic melalui konversi otomatis dari skala kekerasan Brinell (HB).
Alat ini menerapkan 2 metode pengujian: rebound (Leeb) dan ultrasonic contact impedance (UCI). Kombinasi dari kedua metode ini memungkinkan pengguna untuk menguji seluruh rentang produk logam.
Metode UCI untuk Pengujian Kekerasan
Metode pengukuran kekerasan UCI telah sesuai dengan standar ASTM A1038.
UCI probe ditujukan untuk pengukuran kekerasan pada area pengujian dengan ketebalan minimal (mulai dari 1 mm), objek dengan bentuk permukaan yang kompleks, serta untuk mengukur kekerasan lapisan permukaan yang dikeraskan (surface hardened layers).
Metode ini sangat cepat dan mudah:
Tempelkan probe pada permukaan objek uji.
Tekan probe dengan tekanan yang sesuai ke permukaan.
Simpan nilai kekerasan yang muncul pada layar perangkat.
Penggunaan diamond indenter berukuran kecil memungkinkan pengukuran nilai kekerasan pada semua item yang memiliki ketebalan lebih dari 1 mm. Metode UCI adalah metode pengujian yang paling minim kerusakan (least destructive) karena NOVOTEST T-UD2 dengan UCI probe meninggalkan jejak tekan (imprints) yang jauh lebih kecil dibandingkan mayoritas alat penguji kekerasan tipe bench. Itulah mengapa portable hardness tester dengan UCI probe adalah pilihan terbaik.
Metode Leeb untuk Pengujian Kekerasan
Metode pengukuran kekerasan Leeb telah sesuai dengan standar ASTM A956.
Leeb probe (D type) digunakan untuk mengukur kekerasan objek yang masif (berat lebih dari 5 kg dan ketebalan lebih dari 10 mm) yang terbuat dari baja, logam non-ferrous, besi cor (cast irons), material berbutir kasar (coarse-grained materials), dan lain-lain. Selain itu, metode Leeb secara sempurna melengkapi metode UCI ketika metode tersebut tidak dapat diterapkan.
Prosedur pengujiannya sangat cepat dan praktis:
Posisikan probe secara vertikal di atas permukaan objek uji.
Tekan probe untuk mengisi pegas (charge the spring).
Tekan tombol di bagian atas probe untuk melakukan pengukuran.
Simpan nilai kekerasan yang ditampilkan pada layar.
Untuk metode Leeb, NOVOTEST T-UD2 secara otomatis menghitung kekerasan untuk berbagai macam material seperti baja (steel), baja tahan karat (stainless steel), besi cor (cast iron), perunggu (bronze), dan aluminium.
Combined hardness tester ini adalah solusi yang paling universal, tidak memerlukan kalibrasi ulang, dan sepenuhnya siap digunakan langsung setelah keluar dari kemasan (out of the box).






