Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu NDT atau Non Destructive Test atau pengujian tanpa kerusakan hingga beberapa jenis metode pada Non Destructive Test serta keuntungan dan kekurangan pada tiap tiap metode.
Pengertian Non Destructive Test
NDT atau Non Destructive Test adalah serangkaian kegiatan pengujian yang dilakukan dengan menggunakan alat uji NDT dengan tujuan agar menegetahui adanya keretakan pada objek dan memastikan ada atau tidak adanya terdapat cacat pada objek yang sedang diuji.
Metode yang digunakan di dalam metode ini adalah ultrasonik, magnetik, radiografi dll. Teknik ini dapat menjadi salah satu solusi untuk melakukan penghematan uang serta waktu dalam melakukan evaluasi maupun dalam penelitian di dalam pemecahan masalah. Hal tersebut dikarenakan pengujian ini dapat dilakukan tanpa membuat objek lecet ataupun rusak.
Pada proses pengujian nya, Non Destructive Test ini biasanya dilakukan sebanyak 2 kali atau lebih, tergantung dengan kebutuhan proses tersebut yang biasa dilakukan.
Beberapa Hal Yang Wajib Diperhatikan Pada Sistem Non Destructive Test :
Di dalam pengujian ini kita memiliki tujuan utama yakni menjaga objek dari awal pengujian hingga berakhirnya pengujian tanpa menyebabkan objek mengalami rusak atau hancur. Kemudian hasil pengujian akan menampilkan review dari kekurangan objek mulai dari cacat nya hingga kekurangan dari si objek.
Sound Analyis atau analisis suara merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kondisi mesin yang akan dilihat dari suara yang dihasilkan dari mesin.
Vibration Analysis atau penganalisaan getaran dilakukan untuk memastikan kondisi mesin dari getaran yang dihasilkan dari si mesin.
Beberapa Jenis NDT
Pemeriksaan Secara Visual
Pemeriksaan secara visual ini digunakan untuk melihat defect pada permukaan komponen yang memiliki ukuran besar atau kasat mata. Pengujian ini memiliki kelemahan diantaranya hasil dari pengujian yang kurang akurat dan juga hasil dari pengujian tidak dapat digunakan untuk mengidentifikasi defect kecil pada beberapa bagian di dalam part.
Liquid Penetrant
Liquid atau larutan penetrant ini digunakan sebagai metode penentu dari posisi crack, porosity dan defect lain yang mungkin merusak permukaan meterial dan juga memiliki volume yang cukup untuk ditempati guna untuk menahan larutan penetrant. Larutan ini dapat dengan efektif menginspeksi defect pada permukaan yang luas dan juga tidak memiliki pori.
Keuntungan Pada Metode Liquid Penentrant
- Metode ini mampu menginspeksi permukaan yang luas dengan mudah dan cepat.
- Dan metode ini juga mampu menginspeksi part dengan geometri yang kompleks.
- Dapat mengindikasi defect secara langsung yang kemudian ditampilkan pada permukaan material dengan tampilan visual.
- Hanya membutuhkan sedikit peralatan.
- Kekurangan Dari Metode Liquid Penentrant
- Metode ini hanya mampu mendeteksi defect yang melakukan perusakan pada permukaan
- Metode inimembutuhkan preparasi pada permukaan untuk menghilangkan kontaminasi yang dapat menutup kembali defect
- Pada perngujian nya harus membutuhkan permukaan yang relatif halus dan tak memiliki pori-pori
- Setelah pengujian harus dibersihkan
- Pengujian harus dilakukan di dalam ruangan gelap dengan sinar UV di dalam nya
- Menggunakan zat kimia berbahaya sehingga harus hati-hati dalam penggunaan
>>>>>BACA JUGA <<<<<
Magnetik Particle Inspection
Pengujian ini menggunakan medan magnet yang terdapat pada komponen yang merupakan material ferromagnetik. Garis gaya pada magnet akan bergerak melalui material dan kemudian akan keluar dan masuk kembali pada kutub material. Defect seperti crack atau void tidak dapat mendukung fluks dan gaya fluks untuk keluar dari part. Partikel pada serbuk magnet akan ditarik pada daerah yang memiliki kekurangan fluks sehingga indikasi defect dapat dilihat secara kasat mata. Magnetic principle perticle inspection akan digunakan untuk melalukan inspeksi pada defect yang terletak pada permukaan dan sub permukaan material ferromagnetik.
Keuntungan Menggunakan Metode Magnetik Particle Inspection
- Kita dapat menginspeksi daerah flow pada permukaan dan juga pada subsurface
- Pada metode ini kita juga dapat mendeteksi flaw pada permukaan dan subsurface
- Tidak terlalu membutuhkan preparasi seperti inspeksi penetrant
- Akan mneghasilkan indikasi yang disebabkan oleh megnet yang dihasilkan dipermukaan yang menggambarkan discontinuity
- Harga alat yang bisa dibilang relatif lebih murah
- Kekurangan Pada Penggunaan Magnetik Particle Inspection
- Metode ini hanya dapat melakukan inspeksi pada material ferromagnetik
- Proses pengujian membutuhkan pengaturan medan magnet yang tepat
- Proses pengujian membutuhkan part besar dengan arus yang besar
- Memerlukan permukaan yang halus
- Jika ada cat ataupun material yang nonmagnetik yang melapisi komponen maka akan mempengaruhi sensitivitas
- Pengujian membutuhkan demagnetisasi dan pembersihan setelah pengujian
Eddy Current
Metode ini menggunakan arus listrik AC yang melewati kumparan yang akan menghasilkan medan magnet. Ketika kumparan ditaruh di dekat material yang kondusif, maka akan terjadi induksi pada arus listrik pada daerah dalam material yang diakibatkan oleh pangaruh medan magnet. Arus listrik akan berjalan di dalam satu loop yang dinamakan dengan eddy current. Eddy current inilah yang menghasilkan medan magnet sendiri yang kemudian dapat digunakan untuk menemukan flaw, menentukan sifat kondosif, mengukur dimensi dan lain – lain.
Eddy Current ini sendiri digunakan untuk mendeteksi flaw pada permukaan dan near surfacr pada material yang kondusif seperi logam. Eddy current juga dapat mengelompokkan material material sesuai dengan konduktivitas arus listrik, ketebalan plat, lapisan cat dan lain – lain.
Keuntungan Menggunakan Metode Eddy Current
- Dapat mendeteksi defect pada permukaan dan daerah near surface
- Pada saat menggunakan metode probe tidak harus melakukan kontak langsung dengan benda yang sadang diuji
- Metode ini tidak hanya digunakan hanya untuk mendeteksi flaw saja, tetapi dapat untuk hal yang lain juga
- Preparasi pada benda uji sangat sederhana jika dibandingkan dengan metode yang lain
- Kelemahan Dalam Penggunaan Eddy Current
- Kita hanya dapat mendeteksi material yang masih dalam keadaan kondusif
- Membutuhkan perlakukan yang khusus pada material ferromagnetik untuk melakukan pengaturan pada permeabilitas magnetiknya
- Memiliki kedalaman penetrasi yang sangat terbatas
- Jika ada flaw yang letaknya sejajar dengan arah kumparan dari probe maka tidak akan dapat dideteksi
- Dalam penggunaanya metode ini sangat membutuhkan skill yang tinggi dengan training yang lebih daripada metode lainnya
- Jika ingin melakukan kalibrasi pada alat maka kita harus menggunakan standar referensi yang tersedia
Pemeriksaan Ultrasonik
Pada pengunaan metode ini frekuensi gelombang suara yang tinggi akan dikirim menuju material dangan menggunakn transduser. Gelombang suara yang menjalar pada sepanjang material dan akan kembali diterima oleh tranduser yang sama maupun transduser yang lain. Untuk jumlah energi yang dikirim atau yang akan diterima dan waktu penerimaan energi akan dianalisis, hal ini agar kita dapat menentukan ada atau tidak nya cacat pada barang. Juga akan diukur perubahan pada sifat dan tebal pada material.
Ultrasonik digunakan sebagai penetu lokasi defect pada permukaan dan pada daerah subface yang memiliki banyak material seperti logam, plastik dan juga kayu. Ultrasonik pun juga digunakan sebagai penentu ketebalan dari bahan.
Kelebihan Pada Metode Ultrasonik
- Metode ini sangat baik dalam mendeteksi defect dikarenakan kedalaman pada penetrasinya
- Metode ini hanya membutuhkan 1 sisi pada benda yang diuji
- Hasil akhir pada pengaplikasian nya akan menampilkan informasi jarak pada layar CRT
- Memiliki preparasi pada benda uji yang sederhana
- Juga dapat digunakan selain untuk melakukan pendeteksian pada flaw
- Kekurangan Pada Penggunaan Ultrasonik
- Permukaan yang harus dijangkau oleh probe dan juga couplant
- Membutuhkan skill serta training yang lebih tinggi daripada metode yang lainnya
- Finishing dan kekasaran pada permukaan benda akan memengaruhi hasil akhir pada inspeksi
- Sangat sulit melakukan inspeksi pada benda yang tipis
- Pengaplikasian membutuhkan standar referensi
Radiografi
Metode radiografi ini merupakan metode yang menggunakan X-ray sebagai penghasil gambar dari objek dengan menggunakan film dan detektor lain yang sangat sensitiv terhadap radiasi. Pertama – tama objek akan diletakkan diantara sumber dari radiaso dan detektor. Densitas dan ketebalan pada material akan sangat mempengaruhi jumlah dari radiasi dari sumber x-ray dan detektor. Radiografi digunakan untuk melakukan inspeksi pada semua permukaan dan suburface dari material. X-ray juga dapat digunakan untuk menentukan lokasi sekaligus untuk mengukur jetebalan dari material.
Keuntungan Pada Penggunaan Metode Radiografi
- Metode ini dapat digunakan pada semua jenis material
- Metode ini mampu mendeteksi defect pada permukaan dan suburface
- Penggunaan metode ini dapat diaplikasikan untuk menginspeksi bentuk yang rumit dari struktur yang berlapis tanpa harus membongkar komponen
- Preparasi benda uji yang sederhana
- Kekurangan Pada Metode Radiografi
- Membutuhkan skill yang tinggi dan training yang lama
- Memerlukan pengujian dengan 2 sisi benda uji
- Arah pada radiasi defect sangat mempengaruhi
- Untuk material yang tebal membutuhkan waktu yang bisa dibilang lama
- Harga peralatan yang relatif lebih mahal
- Dapat menyebabkan radiasi pada teknisi
Di dalam pengaplikasian Non Destructive Test atau NDT ini sudah dilakukan banyak pengaplikasian seperti pada teknik mesin, teknik elektro, teknik sipil serta pengujian lainnya. Di dalam pengevaluasian kualitas produk mesin atau material, penting sekali bagi kita untuk mengetahui apakah hasil yang diproduksi dapat selesai sesuai dengan standar mutu dan kualitas yang kita inginkan.
Sangat disaranakan untuk menggunakan Non Destructive Test atau NDT, mengingat pengujian ini dilakukan tanpa merusak sedikitpun barang. Pengujian ini juga dilakukan dengan tujuan mencari tahu apakah si objek masih dalam keadaan aman atau telah mengalami kerusakan.
Testing Indonesia kami sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan jasa NDT (Non Destructive Test) yang didukung dengan tenaga ahli dan berpengalaman. Kami juga menyuplai alat NDT. Untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi kami di nomor telepon : 021-29560-3045 atau dengan melalui sales kami di e-mail : sales@testindo.com
Jika ada kebutuhan silahkan chat kami di tombol dibawah ini:
Testing Indonesia
Office: Jl. Radin Inten II No 61 B Duren Sawit Jakarta Timur
Phone: 021-2956-3045
Whatsapp: 0823-1234-7066 (Rizki)
Email: sales@testingindonesia.co.id
Sumber : testindo

