Apa Itu Sensor Torsi

Testingindonesia.co.id – Pada artikel hari ini kita akan mengenal lebih dekat tentang sensor torsi, Torque Sensor atau sensor torsi merupakan sensor yang dimana mampu mengubah torsi menjadi sinyal output elektrik, tipe yang paling sering digunakan dipasang pada poros yang tetap dan pada poros yang berputar.

Sensor torsi biasanya terdiri dari bagian-bagian yang elastis yang mengubah besaran menjadi defleksi atau regangan, biasanya strain gauge digunakan agar menghasilkan sinyal elektrik, dengan besar sesuai dengan yang diinginkan yakni torsi.Torsi adalah tenaga yang berguna untuk menggerakkan atau menjalankan sesuatu, satuan dari torsi adalah feet/lbs, Newtonmeter atau feet-pounds, biasanya alat ini memakai pengukur regangan yang diterapkan di poros yang berputar.

Cara kerja sensor torsi

Biasanya sensor ini memakai pengukur regangan yang diterapkan di poros yang berputar, torsi statis relatif lebih mudah diukur dibandingkan torsi dinamis, karna torsi dinamis ini memerlukan transfer listrik dan magnet dari poros yang diukur dari sistem statis, dengan mengkondisikan poros yang menempel pada serangkaian domain target permanen. Biasanya, sensor ini menggunakan pengukur regangan yang diterapkan pada poros baik yang berputar ataupun diam. Jenis torsi ini sudah dilengkapi dengan pengkondisi dan converter A/D ke poros yang berputar, maka stator elektronik menyimak sinyal digital dan mengolah sinyal tersebut menjadi sinyal output analaog tingkat tinggi. Karakteristik yang ditunjukkan dari domain ini bakal bervariasi dengan torsi yang diterapkan. Torque sensor ini sering dipakai di dalam kendaraan seperti mobil, hovercraft, dan pesawar terbang.

Cara lain penggunaan torsi adalah mengukur dengan teknik sudut putaran atau gesekan, teknik ini digunakan pada mesin pesawat, yang mana mesin ini memiliki poros tunggal, yang mana baling-baling pada pesawat ini tidak efisien ketika sudah mencapai kecepatan supersonik, karena itu, gearbox ditempatkan pada drive antara kekuasaan dan baling-baling turbin agar memudahkan turbin untuk beroperasi pada kecepatan paling efisien dan baling-baling berputar pada kecepatan yang efisien.

Jika sistem mekanis melibatkan gearbox pada sudut kanan, maka gaya reaksi aksia yang akan dirasakan poros input dilibatkan dengan torsi yang dirasakan oleh poros output. Tegangan input pada aksial mesti dikalibrasikan kepada output torsi, sedangkan tegangan input itu sendiri dapat dengan mudah pengukurannya melewati pengukur regangan dari kompleks bantalan output minion.

Mengenal Sensor Torsi dari Datum Electronics

Berbicara tentang sensor torsi, testingindonesia.com mensupply M425 Dynamic Torque Sensor yang mampu mengukur hingga 100 Nm ( dengan rentang rak lengkap hingga 60 kNm ) dengan akurasi 0,1% dan kecepatan rotasi hingga 10.000 rpm. Alat ini dirancang untuk memaksimalkan akurasi secara keseluruhan dan memberikan tingkat toleransi yang tinggi, menjadikanya pilihan yang sempurna untuk pengujian rig

Selain itu,juga terhubung oleh kabel daya ke Antarmuka Transduser Torsi Universal, sensor torsi Datum M425 menyediakan berbagai pilihan output data, sehingga memudahkan data untuk diperoleh dan dianalisis, membantu memverifikasi kinerja produk aktual dalam fasilitas pengujian.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *