Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa hal mengenai ultrasonic flaw detector, mulai dari apa itu flaw detector? Apa itu ultrasonic? Hingga apa saja kelebihan yang terdapat pada ultrasonic flaw detector.

Apa Itu Ultrasonic Flaw Detector?

 

 

menurut hukum di dalam ilmu fisika ultrasonic flaw detector merupakan gelombang suara yang merambat melalui benda padat yang digunakan untuk mendeteksi retakan, void, porositas dan diskontinuitas pada logam, komposit, plastik dan keramik. Gelombang suara yang sangat tinggi itu menandakan bahwa kelemahan dalam hal memprediksi, ultrasonic flaw detector juga mampu merekan dan juga menampilkan pola gema yang khas.

 

 

 

 

  • Flaw Detector

Flaw detector adalah sebuah alat pengujian yang digunakan untuk melakukan pengukuran guna untuk mendeteksi adanya sebuah kecacatan atau kegagalan pada suatu material, alat ini hampir digunakan pada semua pengujian di perindustrian, alat pendeteksi ini ini merupakan alat yang paling tua dan juga paling sering digunakan pada tahun 1940 an.

  • Ultrasonic

Sedangkan ultrasonic adalah getaran mekanis atau gelombang tekanan yang hampir sama dengan bunyi yang dapat kita dengar, akan tetapi frekuensi getaran nya jauh lebih tinggi.

Sebagian besar pengaplikasian Ultrasonic Flaw Detector yakni dengan menggunakan frekuensi antara 500 KHz dan 10 MHz per detik. Pada frekuensi kisaran megaherz, energi suara akan dengan mudah bergerak melalui sebagian besar bahan cair, akan tetapi tidak akan berhasil pada udara atau gas. Dan juga gelombang suara dari berbagai gerakan akan bergerak dengan laju kecepatan yang berbeda.

Jika gelombang suara frekuensi berada pada ketinggian suara yang tidak normal maka hal tersebut sudah mencerminkan kelemahan pada prediksi. Dalam mengetahui pola gema yang khas dan dapat ditampilkan serta direkam oleh instrumen portable Ultrasonik Flaw Detector

Prinsip Kerja Ultrasonic Flaw Detector

Prinsip kerja pada ultrasonic flaw detector adalah dengan memanfaatkan rambatan dari gelombang suara yang dihasilkan oleh transduser, kemudian receiver akan menerima gelombang yang dipantulkan dari benda.

Gelombang yang diterima tersebut kemudian akan dilakukan pengukuran pada intensitasnya, maka akan muncul masa perambatan atau resonansi, sehingga alat ini umumnya akan didasarkan pada perbedaan gelombang yang sudah diterima dan juga masa pada perambatannya.

>>>>>BACA JUGA CARA PENGUKURAN DENGAN ALAT UKUR KETEBALAN<<<<<

Teori Fundamental

Teori ini berisi tentang gelombang suara yang merupakan suatu getaran mekanis yang melewati media padat dan cair. Gelombang akan bertubrukan dengan batas media yang berbeda, kemudian akan dikirim kembali.

Susah dimengerti ya? Oke mari kita perjelas. Sesuai dengan namanya, pengujian ini akan memanfaatkan rambatan pada gelombang ultrasonic dengan menggunakan instrument khusus. Prinsip dasarnya pengujian ini sangat sederhana, yakni dengan merambatkan gelombang suara menuju objek yang akan diuji, kemudian objek yang diuji juga akan memantulkan gelombang suara itu kembali.

Kemudian hasil dari pantulan tersebut akan dianalisa untuk mendeteksi adanya cacat atau kerusakan pada objek yang duiji tadi. Apabila benda yang diuji memang memiliki cacat atau kerusakan, maka gelombang yang dipantulkan awal tidak akan sama dengan gelombang yang dihasilkan dari objek.

Singkatnya Ultrasonic Flaw Detektor menggunakan transduser untuk menghasilkan getaran dan kemudian menerima gema yang dihasilkan. Alat ini sangat komparatif, karena alat ini sudah disesuaikan dengan pengetahuan mengenai perambatan gelombang suara dan prosedur pada pengujian secara umum.

Serta pengaplikasian pada alat ini harus dengan operator yang sudah terlatih, sehingga identifikasi pada karakteristik tertentu seperti cacat dapat dipastikan.

Kelebihan Dan Kekurangan Ultrasonic Flaw Detector

Kelebihan Ultrasonic flaw detector diantaranya adalah pengerjaan pada alat ini yang relatif lebih mudah, serta pengujian dengan alat ini hanya cukup pada satu sisi saja pada objek karena hal tersebur sudah cukup untuk menentukan kerusakan atau kecacatan yang terdapat pada objek.

Serta alat ini memiliki tingkat kedalaman fenetrasi yang sangat baik jika kalau kita bandingkan dengan beberapa metode yang terdapat pada NDT. Selain itu alat ini tidak hanya digunakan untuk mendeteksi kecacatan pada barang semata, alat ini juga mampu melakukan pengukuran pada ketebalan suatu material dengan cepat.

Namun alat ini juga memiliki kekurangan seperti penggunaan alat yang tidak akan berfungsi pada material yang memiliki permukaan yang relatif lebih tipis, hasil pengujian sangat ditentukan dengan kondisi dari permukaan material, seperti tekstur kasar dan halus. Dan penggunaan alat ini sangat dibutuhkan seseorang yang memiliki keahlian dan pengalaman yang cukup untuk membaca data CRT yang dihasilkan.

Testing Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang monitoring system kami Jual Ultrasonic Flaw Detector dengan kualitas terbaik dan tentunya dengan harga yang bersahabat, untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami melalui nomor telepon : 021-2956-3045 atau dengan melalui sales kami di email : sales@testingindonesia.com

2 thoughts on “Mengenal Ultrasonic Flaw Detector

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *