Testing Indonesia pada kali ini kita akan membahas mengenai inclinometer, mulai dari apa itu inclinometer, prinsip kerja pada inclinometer, komponen sistem yang terdapat pada inclinometer hingga apa saja ketentuan pemasangan pada inclinometer.

Apa Itu Inclinometer?

inclinometerSecara keseluruhan inclinometer adalah alat konstruksi yang memiliki fungsi untuk melakukan penganalisaan kemiringan pada tanah, seperti pada tanah yang memiliki potensi besar terjadinya longsor, tanah pada dinding terowongan, bendungan dan beberapa jenis tanah lainnya.

Beberapa jenis tanah diatas tidak akan diukur dengan kasat mata dikarenakan pergerakan dan kemiringannya yang berada jauh di dalam tanah sehingga harus menggunakan alat dan salah satu yang terbaik adalah inclinometer.

Sedangkan secara global inclinometer adalah alat yang digunakan sebagai pengukur pada lateral deformation. Karena itulah alat ini sangat sering digunakan pada pengukuran kecepatan dan juga besaran pada pergerakan tanah.

Setelah hasil dari pengukuran tersebut sudah muncul maka hasil tersebut dapat menjadi informasi dari lokasi titik yang sudah mengalami kritis akibat pergerakan dari tanah, yang kemudian akan dimunculkan pada layar monitor. Alat ini juga dapat digunakan pada pile load test dengan tujuan untuk melakukan pengukuran pada defleksi pada tanah lunak yang diakibatkan adanya beban pada tanah.

Prinsip Kerja Pada Inclinometer

Untuk prinsip kerjanya, dilakukan survei pada inclinometer secara konvensional dengan menggunakan casing inclinometer, hal ini bertujuan untuk menahan roda pegas yang terdapat pada probe. Kemudian probe akan dihubungkan dengan label dan diturunkan menuju bagian bawah dari casing, lalu probe akan dinaikkan secara perlahan menuju bagian atas pada lubang.

Untuk membaca setiap kali ada peningkatan akan diambil dari jumlah kemiringan probe yang menjauh dari rentang vertikal. Untuk menentukan jarak pada setiap kenaikannya, maka akan ditentukan dengan menggunakan spidol logam yang sudah dikerutkan dan kemudian ditempelken pada kabel katrol dengan interval ½ meter atau 2 kaki agar sesuai dengan jarak dari roda pegas probe.

Untuk setiap penambahan penanda pada kabel, logam akan diteruh di dalam unit penahan kabel dan katrol akan diposisikan diatas casing, proses pembacaan akan dilakukan dengan mengetuk atau dengan menekan tombol “enter” yang terdapat pada layar. Terakhir probe akan ditarik keluar dari selubung, dan kemudian diputar 180° lalu menurunkan-nya menuju bagian bawah dari selubung untuk melakukan pengulangan pada prosedur.

Untuk susunan pada kabel itu sendiri, dapat digunakan dengan ekstensi casing pada saat situasi dimana casing inclinometer berada jauh di dalam tabung pelindung.

Komponen – Komponen Sistem

Kabel Kontrol

Kabel kontrol dengan model 6000-2 memiliki diameter yang kurang dari 8mm dengan inti pusat dan jaket polyurethane ekstrusi yang bertekanan ganda. Dengan kekuatan minimum 500 Lbs. Konduktor konduktor kawat pesawat yang terbuat dari bahan stainless steel terpasang dengan kuat pada konektor probe, yang secara efektif akan mencegah adanya peregangan pada kabel dan juga memungkinkan tarikan akan bertambah berat jika probe mengalami kemacetan di dalam casing.

Gulungan Kabel

Gulungan kabel ini memiliki interface di dalamnya, serta dengan pengisian daya baterai external, alat ini juga dilengkapi dengan lampu indikator konektivitas yang tidak harus disambungkan dengan kabel. Interface tersebut berfungsi sebagai pengubah sinyal digital dari probe menjadi sinyal radio, yang kemudian akan ditransmisikan menuju PC lapangan FPC – 2.

Gulungan Kabel Listrik

Gulungan kabel ini memiliki sistem yang terdiri dari winch elektrik 12 volt, gulungan kabel dengan kapasitas max 300 meter, rem otomatis dan juga tripod baja galvanis. Winch akan menampilkan kontrol pada kecepatann kontrol arah dan juga cincin slip presisi.

Bersamaan denga gulungan kabel yang sudah terpasang, pada alat ini juga akan dipasangkan rem di dalam wadah interface, yang mana rem tersebur sudah dirancang untuk menghentikan kecepatan winch setiap 0,5 meter, alat ini juga dilengkapi dengan saklar tangan yang berguna untuk memicu interval menuju ke 0,5 m selanjutnya.

Katrol Kabel

Katrol kabel dengan Model 6000 – 20A yang sudah dirancang untuk ditempatkan pada bagian bawah casing inclinometer, hal tersebut bertujuan untuk semakin memungkinkan kabel diturunkan, penurunan kabel akan dilakukan dengan menggunakan klem kabel bawaan. Serta katrol kabel ini sangat mudah dipegang pada setiap kali dilakukan pengukuran.

Probe Dummy

Probe dummy dengan Model 6000 – 10 secara geometris memang alat ini sangat identik dengan probe dengan Model 6100D namun alat ini tidak mengandung sensor apapun. Probe ini juga digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada selubung pada selubung inclinometer yang sebelumnya sudah terpasang secara bebas dan juga dapat mencegah penghapusan pada probe standar.

Ketentuan Pemasangan Pada Inclinometer

  1. Ketentuan & Alat

Peralatan yang harus dipersiapkan sebelum melakukan pemasangan pada inclinometer harus sesuai dengan syarat yang sudah ditentukan seperti :

  1. Mesin bor yang mampu membuat lubang dengan diameter 100 hingga 200 mm
  2. Pipa pada inclinometer harus memiliki 4 alur yang berhadap hadapan, alur pipa tersebut akan digunakan sebagai pengarah roda torpedo. Panjang dari alur tersebut harus sama panjang dengan pipa agar tidak mengganggu gerak dari torpedo. Untuk panjang dari pipa berdiameter 600 hingga 86 mm dengan panjang minimum 3000 mm. Pipa penyampung pada inclinometer memiliki diameter 65 hingga 91 mm dengan panjang 300 mm. Untuk bahan dari pipa dan penyambung pada alat juga harus terbuat dari bahan yang anti dengan karat.
  3. Alat baca elektrik harus disimpan di tempat yang tidak memiliki kelembapan, paku keling harus terbuat dari bahan anti karat untuk ukuran nya harus sesuai dengan diameter dari pipa dan penyambung inclinometer. Dan alat alat bantu lainnya
  4. Untuk syarat lainnya seperti diameter pipa harus memiliki diameter 60 hingga 85 mm dengan panjang 85mm. Lalu pelindung pada inclinometer pun harus terbuat dari bahan besi anti karat dengan ukuran 200 x 200 mm dengan tebal min 3 mm.
  1. Lubang Bor

Untuk lubang bor sendiri baik yang vertikal maupun horizontal, penempatan untuk pipa inclinometer harus dalam keadaan lurus dan pada bagian bawah harus mencapai lapisan yang sangat stabil.

  1. Pemantauan

Pada proses pemantauan untuk menentukan kondisi keamanan pada bangunan teknik sipil seperti bendungan, tanggul dll akan membutuhkan data dari pergerakan bangunan tersebut. Data ini sendiri bisa didapatakan dengan melakukan pengukuran pada pergerakan horizontal tubuh bangunan dengan menggunakan inclinometer. Dengan begitu data yang dihasilkan dapat dipastikan baik apabila sesuai dengan tata cara yang sudah ada.

Testing Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang monitoring system, kami menjual alat inclinometer yang tentunya dengan kualitas terbaik dan harga yang bersahabat, untuk informasi lebih lanjut hubungi kami melalui nomor telepon : 021-2956-3045 atau dengan melalui sales kami di e-mail : sales@testingindonesia.com

Sumber : Alat Uji Geoteknik

2 thoughts on “Pengukur Kemiringan Pada Tanah? Inclinometer Solusinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *